7 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi RSUD Mukomuko Berstatus ASN

BENGKULU, BERANDA, MUKOMUKO12864 Dilihat

Para tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi di RSUD Mukomuko yang dihadirkan saat penetapan

HARIAN SEMARAK, MUKOMUKO – Kejaksaan Negeri Mukomuko Provinsi Bengkulu telah menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di RSUD Mukomuko, Kamis (14/03/2024).

banner 970x250

Seluruh tersangka, disangkakan atas dugaan tindak pidana korupsi di RSUD Mukomuko dalam penggelolaan keuangan yang bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun 2016 hingga 2021.

Kepala Kejari Negeri (Kejari) Mukomuko, Rudi Iskandar, SH., MH melalui Kasi Pidsus Agung Malik Rahman Hakim SH MH mengatakan, kasus ini menyebabkan kerugian Negara (KN) hingga Rp 4,8 miliar lebih.

“Ini berdasarkan hasil penghitungan yang dilakukan oleh tim auditor Kejati Bengkulu. Bentuknya (diduga) mark up dan SPJ fiktif,” kata Kasi Pidsus Kejari Mukomuko

Penyidik Kejaksaan Negeri Mukomuko telah menahan seluruh tersangka dan saat ini ke 7 orang tersangka dititipkan di sel tahanan Polres Mukomuko.

Ketujuh orang tersangka, terang Kasi Pidsus, berstatus Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko. Mareka adalah TA, AF, AD, HI, KN, JM dan HF.

“Seluruh tersangka berstatus ASN,” terang Kasi Pidsus Kejari Mukomuko.

Berikut jabatan para tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di RSUD Mukomuko

  1. TA, Direktur RSUD periode tahun 2016-2020,
  2. AF, bendahara pengeluaran BLUD RSUD tahun 2016-2019,
  3. AD Kabid keuangan RSUD tahun 2018-2021
  4. HI Kabid pelayanan medis RSUD 2017-2021.
  5. KN Kasi perbendaharaan dan verifikasi bidang keuangan RSUD Mukomuko tahun 2016-2021
  6. JM Bendahara pengeluaran BLUD periode 2020-2021
  7. HF Kabid Keuangan RSUD tahun 2016-2018.
banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *