Kendaraan Damkar Sangat Dibutuhkan Masyarakat di Kecamatan Air Rami

Bupati Mukomuko, Sapuan saat menyerahkan mobil pemadam kebakaran

HARIAN SEMARAK, MUKOMUKO – Keberadaan kendaraan pemadam kebakaran atau Damkar di Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu sangat dibutuhkan masyarakat setempat. Hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi musibah kebakaran.

Camat Air Rami, Samadi kepada beritasemarak.com mengatakan, Kecamatan Air Rami memiliki 12 Desa dengan jumlah penduduk 13.772 jiwa dan luas wilayah 116,42 km persegi.

Berdasarkan data tersebut, sudah sepatutnya wilayah Kecamatan Air Rami memiliki armada pemadam kebakaran.

“Wilayah Kecamatan Air Rami ini luas dengan kondisi geografis yang berbukit,”§kata Camat Air Rami, Jum’at (31/05 /2024) di ruang kerjanya.

Selama ini, jika terjadi kebakaran, masyarakat masih mengandalkan kendaraan pemadam kebakaran yang berada di Kecamatan Ipuh.

Keberadaan Pemadam Kebakaran, terang Camat Air Rami, merupakan implementasi kehadiran negara untuk melindungi segenap masyarakat dan memberikan rasa aman.

“Pemadam kebakaran ini bukan hanya penjaga suatu wilayah yang bertindak pasif, tapi lebih dari itu berperan aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan,” terang Camat.

Samadi mengaku pasca peristiwa kebakaran di Desa Air Rami beberapa hari yang lalu banyak desakan masyarakat yang meminta pemerintah Kecamatan Air Rami untuk mengajukan permohonan unit kendaraan pemadam kebakaran.

“Banyak masyarakat yang meminta agar mengusulkan kendaraan Damkar untuk Kecamatan Air Rami. Kita akan koordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mukomuko, Ramdani, mengatakan, saat ini pemerintah daerah (Pemda) memiliki 7 unit kendaraan pemadam kebakaran.

Dari jumlah armada itu, kata Ramdani, 2 diantara tidak layak pakai, sedangkan sisanya 3 unit berada di 3 kecamatan dan 2 di kantor Dinas Pemadam Kebakaran.

“Kita punya 7 unit (kendaraan). 2 ada di kantor, 1 di Kecamatan Ipuh, Penarik dan Lubuk Pinang. Nah, yang 2 ini sudah nggak layak guna. Pernah kita sampaikan ke Dewan untuk perbaikan (untuk 2 mobil) yang diperkirakan menelan anggaran sekitar 1.3 miliar. Saran dari mereka (Dewan) enak beli baru saja, “kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Jum’at (31/05 /2024).

Tahun ini, terang Ramdani, rencananya Pemerintah Daerah akan mendatangkan unit baru. Namun ia belum dapat memastikan realisasinya.

“Kalau rencananya tahun ini ada pengadaan 1 unit kendaraan pemadam kebakaran. Iya, APBD (murni). Tapi tetap menunggu anggaran. Kalau terealisasi, rencananya akan di tempatkan (kalau nggak) di Kecamatan Air Rami, bisa jadi di Kecamatan Pondok Suguh.” pungkasnya. (**).

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *