PNS Bengkulu Utara dan Warga Mukomuko Jadi Korban Bencana Alam di Pesisir Selatan

Tim iidentifikasi saat mengidentifikasi korban bencana alam di Pesisir Selatan

HARIAN SEMARAK, PESISIR SELATAN – Tim Identifikasi yang berasal dari Polres Pesisir Selatan dan Polsek Koto XI Tarusan berhasil mengetahui identitas 7 korban bencana alam di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatra Barat yang berada di kamar mayat RSUD M. Zein Painan, Sabtu (09/03/ 2024) sekitar pukul 09.00 Wib.

banner 970x250

Dilansir dari https://pesisirselatan.sumbar.polri.go.id, seluruh jenazah yang telah teridetifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, Polsek Koto XI Tarusan dan tim SAR gabungan membawa 7 jenazah korban bencana alam. Dari seluruh korban yang ada di ruang jenazah rumah sakit tersebut, hanya 1 orang berhasil teridetifikasi.

1 orang tersebut adalah, Afriadi, tanggal lahir 08 Agustus 1968 (56) laki-lak, alamat Cumateh Kp. Simaung Ken. Duku Kec. Koto XI Tarusan.

Kemudian, dengan menggunakan alat Mobile Automatic Multi Biometric Identification System atau MAMBIS yang merupakan salah satu alat bantu identifikasi dari sidik jari yang terhubung ke E KTP, tim berhasil mengungkap 6 identitas korban lainya.

Kanit identifikasi, Aipda Rudi Kurniawan mengatakan, akurasi dari alat tersebut sekitar 75 persen. Kata dia, data yang didapat dari hasil scanning sidik jari korban hanya sebagai pembanding dan belum akurat.

“Akurasinya sekitar 75 persen dari semua identitas. Tadi seluruh keluarga korban sudah datang untuk mencocokkan data,” kata Aipda Rudi Kurniawan.

Berikut nama-nama korban bencana alam yang berhasil diidentifikasi :

  1. Andra Rahman, 24 September 2001(23), laki-laki, Pelajar/Mahasiswa, nama bapak /ibu Zahirman/Rachmawati, alamat : Cengkeh Peninjauan Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Prov. Sumbar
  2. Erlindawati, 20 November 1974 (50), Perempuan, PNS, nama bapak /ibu Ramli/Nurmiati, alamat jalan Pemuda (D VI) Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.
  3. Hengki Firmansyah, 30 Mei 1982 (42), laki-laki, Pedagang, nama bapak /ibu Khairuman/ Netriza, alamat dusun II Penarik Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu.
  4. Arif Firman Rianto, 20 Oktober 1999 (25), laki-laki, belum/tidak bekerja, nama bapak/ibu Jaman/Jalina, alamat Kampung Madang Kecamatan Sungai Garingging Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.
  5. M. Ali Amin, 10 April 1963 (61) laki-laki, Wiraswasta, nama bapak /ibu M. Amin /Nursanah, alamat jalan Pemuda (D VI) Kecamatan Pinang Raya Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.
  6. Zahani, 03 Februari 1970 (54), Perempuan, Guru, alamat Tandikat Kampung Tanjuang Kelurahan Cimpago Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.
    (**)
banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *