Juni Kurnia Diana – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMTSP) Kabupaten Mukomuko
BERITA SEMARAK, MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko Provinsi Bengkulu meyakini, janjangan kosong atau lebih dikenal dengan sebutan jangkos kelapa sawit dapat menarik investor.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMTSP) Kabupaten Mukomuko, Juni Kurniadiana. Kata dia, Pemkab Mukomuko berencana memanfaatkan limbah sawit yakni jajangan kosong (jankos) sawit sebagai bahan bakar untuk pembakit listrik.
BACA JUGA : Status RSUD Mukomuko Berubah
“Pemanfaatan limbah sawit ini dapat membuka peluang investasi di Kabupaten Mukomuko,” kata Kepala Dinas PMTSP Mukomuko, Rabu (29/05 /2024).
Ia mengaku telah membangun berkomunikasi dengan pihak investor terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTMb). Tidak tanggung tanggung, nilainya investasinya diperkirakan mencapai Rp 150 miliar.
BACA JUGA : Pemda Mukomuko Akan Bayar Rp 1,8 Miliar Iuran BPJS Perangkat untuk 1210 Perangkat Desa
BACA JUGA : RSUD Mukomuko Terapkan KRIS BPJS
“Sudah membangun komunikasi dengan investor dari Royal Group. Nanti kalau sudah mulai (dibangun) potensi investasi ini sekitar Rp 150 miliar. Kalau progresnya, sudah berjalan (pelaksanaan) nggak lama lagi mereka (investor) melakukan survei, ” jelasnya.
Pemerintah Daerah, terang Kepala Dinas PMTSP Mukomuko, akan memfasilitasi investor dalam menentukan lokasi atau tempat pembangunan. Menurutnya, ini merupakan wewenang Pemkab.
BACA JUGA : Tolak Penggunaan Knalpot Brong dan ‘Bali’ Satlantas Polres Mukomuko Datangi Kantor Desa
“Pihak PLN juga sudah terbuka kok. Mereka sepakat untuk menjalin kerja sama dengan pihak ketiga dalam penyediaan energi listrik. Untuk lokasi, awalnya akan ditempatkan di Kecamatan Teramang Jaya, tapi kajian mereka (PLN), daya (listrik) rendah bukan di Kecamatan Teramang Jaya, tetapi di Kecamatan Ipuh dan sekitarnya, ” ungkapnya.
Ia berharap, kehadiran PLTMb dapat mengatasi kekurangan daya listrik yang dialami masyarakat. Selain itu, dengan berdirinya PLTMb ini dapat mempengaruhi sejumlah faktor.
BACA JUGA : Seorang Kakek Membawa Golok Ingin Bertemu Bupati Mukomuko
“Banyak aspek positif, seperti PLTMb ini bisa menambah daya (listrik) sekitar 25 persen. Diharapkan, kebutuhan masyarakat terhadap daya listrik bisa teratasi. Kemudian Pemda Mukomuko dapat mendukung program pemerintah pusat untuk terkait energi hijau dan terbukanya lapangan kerja baru. “pungkasnya. (**).