Wow.! 4127 KPM di Mukomuko Telah Menikmati Kebijakan Pemerintah

MUKOMUKO, PEMERINTAHAN2131 Dilihat

Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu

BERITA SEMARAK, MUKOMUKO – Tercatat, sebanyak 4127 keluarga penerima manfaat atau KPM di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu telah menikmati kebijakan Pemerintah Pusat dalam program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Data tersebut terhitung bulan Mei tahun 2024 dimana seluruh penerima program tersebar di 148 desa di Kabupaten Mukomuko.

BACA JUGA : Kepala BKD Mukomuko Ungkap, SK PPPK Bisa Diajukan ke Bank

BACA JUGA : BKSDA Respon Keluhan Warga Mukomuko

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau DPMD Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Ujang Slamat melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Abdul Hadi, S. Sos mengungkapkan, berdasarkan data earmark 184 desa telah menyalurkan BLT-DD.

“Dari data earmark Dana Desa pada bulan Mei ini diketahui sebanyak 4127 kepala keluarga dari 148 Desa telah menyalurkan BLT-DD,” kata Sekdis DPMD Mukomuko, Minggu (02/06/2024).

BACA JUGA : Wakil Bupati Mukomuko Sebut, 4 Langkah Penanganan DBD

Jika dihitung secara keseluruhan, jumlah BLT-DD di 148 Desa yang tersebar di 15 Kecamatan sebesar Rp 14.857.200.000 dengan jumlah penerima sebanyak 4.127 KPM.

Sekdis DPMD Mukomuko menjelaskan, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari Dana Desa kepada keluarga penerima manfaat dan diputuskan melalui musyawarah Desa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam peratuan perundang-undangan.

BACA JUGA : Ini Penjelasan Disperindagkop dan UKM Mukomuko yang Belum Terapkan Pembelian Gas LPG 3 Kg Pakai KTP

BACA JUGA : 18.347 Orang di Mukomuko Nikmati APBD untuk Program Ini

“Program ini bertujuan membantu meringankan beban keuangan keluarga yang membutuhkan, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari dengan lebih baik. Setiap keluarga penerima manfaat akan menerima dana tunai secara langsung, membantu mereka membeli bahan pokok, kebutuhan kesehatan, dan pendidikan untuk anak-anak mereka.”pungkasnya. (**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *